Laki-laki yang Kagum Padaku

Setelah kulepas rasa kangen pada puisi
Seseorang mendekatiku berbisik mengatakan yang perlu
Kamu dikagumi olehnya katanya
"Ah ya, siapa?"
Dia yang buru-buru memotret dan menyimpan hasil potretmu
Barangkali atau mungkin ialah hal yang sama
Tapi aku tak mau ragu tapi akan terus lalu
Kupercayai ia, sebab ia yang lihat gerak-gerik si pengagum itu
Toh, katanya tak ada salahnya seseorang kagum padaku
Ya, memang boleh
Tapi tolong sekali ini jangan bawa aku jadi alasan yang macam-macam
Hingga..... sampai di sini aku berucap
Ia yang disebut ia olehnya, sekarang telah tumbuh jadi laki-laki yang percaya diri
hingga lantang melihat ke arahku tanpa basa-basi dan menghindari
Selamat malam, kan kututup dengan puisi bagaimana "orang gila baru" dari Jokpin menghiasi
Eh, ya...........
Terima kasih buat datang hari ini 

Comments